Buku Hukum Pertanahan di Belanda dan Indonesia

 

Hukum Pertanahan di Belanda dan Indonesia

Penulis: Arie S. Hutagalung, Wilbert D. Kolkman, Leon C.A. Verstappen, Ida Nurlinda, Hendriani Parwitasari, Marliesa Qadariani, Suparjo Sujadi, Fokke Jan Vonck

Editor: Arie Sukanti Hutagalung, Leon C.A. Verstappen, Wilbert D. Kolkman, Rafael Edy Bosko

Penerjemah: Eddy Riyadi Terre

PENGANTAR PENULIS

Secara lahiriah, manusia tidak bisa dipisahkan dari tanah; oleh karena itu, bagaimana tanah itu dikuasai oleh manusia baik sebagai individu maupun kelompok, bagaimana negara mengatur dan mengelola penguasaan tanah, dan bagaimana penguasaan tersebut dijamin oleh hukum, menjadi isu yang sangat penting dalam sejarah peradaban
manusia. Tanah tidak hanya bernilai ekonomis, tetapi juga bernilai politis, sosial dan magis religius—sebagaimana masih berlaku di berbagai daerah di Indonesia.

Buku ini menyajikan dan membahas isu-isu penting seputar hukum yang mengatur mengenai tanah itu. Untuk hukum Belanda, misalnya, kepada pembaca dihadirkan pembahasan tentang hak-hak atas tanah, alas (titel) hak, cara perolehan hak, peralihannya, pendaftaran tanah, peranan notaris, pemerintah dan makelar dalam proses peralihan dan pendaftaran tanah, kebijakan penataan ruang dan pengabil-alihan tanah. Topik-topik tersebut juga dibahas dalam bab-bab tentang hukum Indonesia, setelah terlebih dahulu diberikan gambaran ringkas tentang latar belakang historis hukum agraria di Indonesia.

Sebagian besar isi buku ini berasal dari bahan yang disajikan dalam International Workshop on Land Law yang diselenggarakan pada tanggal 20 – 25 Februari 2011 di Fakultas Hukum UGM. Mengambil tema “Good Land Governance from the Perspective of Indonesia and the Netherlands,” Lokakarya ini diikuti oleh 25 peserta yang merupakan pengajar-pengajar senior yang dipilih dan diundang dari berbagai Fakultas Hukum di
Indonesia.

Bahan-bahan yang disajikan dalam Workshop selama seminggu itu, oleh para penulis diperkaya dengan hasil diskusi dengan para peserta, sehingga menjadi bab-bab buku yang sekarang berada di hadapan pembaca.

Buku yang menghadirkan perspektif perbandingan antara hukum Belanda dan hukum Indonesia di bidang pertanahan ini diharapkan dapat memperkaya bahan bacaan di bidang hukum, dan khususnya memperkaya bahan ajar yang bisa digunakan dalam pendidikan hukum di Fakultas-Fakultas Hukum di Indonesia.

Para penulis buku ini mengucapkan terima kasih kepada Eddy Riyadi Terre yang telah menerjemahkan bab-bab hukum Belanda dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia.

DAFTAR ISI

BAGIAN I Hukum Belanda

Oleh Wilbert D. Kolkman, Leon C.A. Verstappen, dan Fokke Jan Vonck

  1. Sistem dasar transasksi tanah dalam teori
  2. Sistem dasar transaksi tanah dalam praktik
  3. Konsekuensi hukum dari pendaftaran
  4. Kebijakan tata ruang melalui perencanaan tata ruang dalam sebuah pendekatan yang holistik
  5. Pengambilalihan: kepentingan publik yang wajar dan kompensasi yang adil di wilayah perkotaan

BAGIAN II Hukum Indonesia

Oleh Arie S. Hutagalung, Suparjo Sujadi, Hendriani Parwitasari, Marliesa Qadariani, dan Ida Nurlinda

  1. Pengertian dan ruang lingkup hukum agraria
  2. Garis-garis besar perkembangan hukum tanah di Indonesia
  3. Pembentukan UUPA dan pembangunan hukum tanah nasional
  4. Hak-hak penguasaan atas tanah menurut hukum tanah nasional
  5. Konversi hak-hak perorangan atas tanah
  6. Penyediaan tanah untuk pembangunan
  7. Pendaftaran tanah
  8. Tanah sebagai jaminan kredit
  9. Land reform di Indonesia
  10. Rumah susun di Indonesia
  11. Kebijakan penataan ruang di Indonesia: Pendekatan holistik

dapat diunduh di sini